Assalammualaikum Wr. Wb.

Akhirnya ada juga kesempatan untuk menyambung cerita perjalanan reiligius ku seri ke IV (macem sinetron aje hehe..) yang penasaran cerita sebelumnya silahkan di cek recent post egyaya.wordpress.com

Penulis hanya menyampaikan apa yang penulis alami dan berdasarkan pengetahuan penulis yang terbatas pada saat kejadian itu. Mohon dimaklumi apabila ada salah penulisan dan kalimat-kalimat yang lebay-maribay yang sesungguhnya penulis lakukan untuk mendongkrak rating situs agar mudah di temukan oleh mesin pencari😀

Sabtu 18 January 2014

Setelah mengalami kejadian yang benar-benar membuat bulu kuduk ku merinding, aku terus memikirkan kejadian itu “kok bisa ya? Hmm…padahal aku kan sadar ga kesurupan tapi kok ada yang ketawa,menggeram diluar kendali ku?”. Selepas solat Dzuhur aku lanjutkan aktivitas, dengan santai aku pacu vario biru ku menuju tempat si Bos di sekitar area Bandara SMB II Palembang,  teman-teman kerja ku sudah lengkap hadir disana. Tak ada kejadian aneh, mistis bin goib yang terjadi setibanya disana padahal aku was-was “wah ngeri nih nanti lagi kerja tiba-tiba ketawa meraung-raung sendirian bisa geger” ujar ku dalam hati.

Ketika tiba waktu Ashar aku bertanya kepada salah satu teman ku “kak ini kiblatnya arah kemana? Oh.. tuh tuh kesitu” setelah mendapat petunjuk arah aku kemudian melaksanakan solat Ashar dengan keyakinan penuh tanpa ada rasa ragu akan arah kiblat. Namun pada sore hari saat melaksanakan solat Magrib berjamaah baru lah aku tersadar jika arah kiblat ketika solat ashar tadi ternyata salah, bukan miring atau agak bergeser tapi benar-benar salah 90 derajat “waduh perasaan tadi dah bener deh”(hahaha setaan kamffretoo jadi muter gitu deh gw solat). Mungkin Allah ingin menunjukan kepada ku apapun ilmu yang kita pelajari tidak dapat menyelamatkan kita bilamana kita tidak mengingat Allah dan menggunakan ilmu kita dijalan Allah, padahal mudah saja bagi seorang Sarjana Teknik Informatika sepertiku untuk mencari aplikasi atau alat bantu penunjuk arah qiblat namun itu semua tidak terpikirkan olehku.

Minggu, 19 January 2014

Setelah aktivitas lembur selesai aku bergegas menuju tempat teman-teman semasa kuliah dulu karena mereka sudah berkali-kali bbm/telpon memintaku agar dapat berkumpul bersama di rumah salah satu temanku inisial AD/DD (penulisan inisial atas permintaan tersangka AD/DD hahaha). Setibanya di sana aku terkejut karena secara serentak mereka menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun untuk ku, aku pun tersenyum dan kejadian ini membuat ku agak melupakan kejadian mistis yang silih berganti terjadi (hahaha.. sampe lupa hari lahir gara-gara mistis). Kami berkumpul dan bercerita apa saja hingga akhirnya satu-satu temanku mulai mengantuk dan kami pun tidur. Sebelum tidur aku berdoa kepada Allah, membaca surat-surat pendek Al-Quran yang aku hapal kemudian aku tidur, lagi-lagi kejadian mistis berlangsung aku terbangun secara mendadak melihat sekeliling nampak samar-samar bayangan hitam bergerombol di sudut-sudut ruangan rumah temanku ini, percis seperti yang pernah terlihat sebelumnya dirumah ku beberapa hari lalu, entah aku tidak takut atau terlalu mengantuk aku pun tertidur kembali (talak-talak ke belah pening igo ngurusi antu trs haha..)

Senin, 20 January 2014

Kembali lagi ke aktivitas sehari-hari bekerja seperti biasa namun kali ini ada yang sedikit berbeda yaitu perasaan was-was yang selalu meliputi,  dalam hati aku panjatkan doa sederhana “ya Allah hanya kepada Mu lah aku memohon perlindungan, aku takut tiba-tiba tertawa sendiri dan meraung ya Allah”. Demi meredakan rasa was-was itu aku putuskan untuk memberi tahu salah satu temanku, dengan dasar pertimbangan bila terjadi hal-hal yang terjadi diluar kendali ku agar temanku ini dapat menjelaskan kepada rekan-rekan kerja lainnya dan bisa mengambil langkah-langkah penanganan yang baik (gek aku disembur-sembur dibawa kedukun pulo whahaha.. su’uzon). Setelah kuberi tahu, temanku ini sepertinya langsung memahami apa yang terjadi dan bisa memakluminya dan aku pun merasa lega, karena sepertinya dia dapat aku percaya merahasiakan ceritaku dan dapat aku andalkan bila terjadi sesuatu yang diluar kendaliku (tx plis.. hehe).

Siang hari selepas solat Dzuhur dan makan siang, kantor kebetulan agak sepi dan terlintas kembali kejadian-kejadian aneh kemarin “hmm..lebih baik dzikir saja lah” pikirku. Ketika berdzikir ria sesuka hati kadang Alhamdulillah, kadang Subhanallah, Kadang Astagfirullah (dzikir macak-macak cak gado-gado hehe..) tiba-tiba aku merasakan ada sesuatu yang aneh seakan-akan jari-jari tangan ku memaksa bergerak tanpa kendali kontan saja aku berhenti berdzikir dan aku perhatikan jari-jemari ku dengan seksama “lah lah ini jari kok gerak sendiri ih… aneh.. eh sekarang dah ga lagi nih” tapi kejadian ini berlalu begitusaja tak terlalu ku pedulikan dan kebetulan ada kerjaan yang harus ku selesaikan.

Tak terasa jam kerja sudah habis dan seperti biasa aku selalu keluar kantor lebih dulu daripada teman-teman, karena harus menjemput pacar ku (ojek rutin😀 ) yang kebetulan jam pulang kerjanya sama-sama pukul 05.00 sore, selama ini pacar ku yang cantik ini (wahahah..) tidak mengetahui tentang hal-hal mistis yang aku alami baru-baru ini. Tapi kali ini aku rasa dia  juga perlu tau dan aku menyampaikan cerita mistis ini kepadanya, sembari menunggu di warung nasi pecel  kami berbincang santai  “nta.. tau ga? ini loh semenjak rajin solat n ngaji trs coba denger ayat Ruqyah badan abang sempat jadi kek macan meraung-raung dan kek kuntilanak ketawa-tawa tapi abang ga kesurupan masih sadar!”, perbincangan pun berlanjut hingga hal-hal detail yang aku alami. Dan cerita ku ini rupanya berhasil menarik perhatian dan rasa penasarannya (biasanya cuma perhatian sama BBM nya sendiri saya :/ ).

Pesanan pecel lele kami pun sudah siap dibawa pulang, dibawah suara kumandang adzan magrib kami bergegas menuju rumah ku dengan niat agar bisa tidak ketinggalan waktu menunaikan solat magrib dan makan bisa bersama-sama keluarga ku. Tiba di rumah ternyata keluarga ku sudah melaksanakan solat magrib akupun melaksanakan solat magrib sendirian, setelah selesai solat seperti biasa aku melantunkan doa-doa kepada Allah Azza Wa Jalla dan ku lafalkan hafalan surat semampuku. Sambil terntunduk dan memohon penuh pengharapan agar Allah memberikan berkah pada hidup ini dan diberikan jalan yang lurus aku membacakan hafalan doa yang biasa aku lakukan Al-Fatihah, Al-Ihklas, An-Nas dan ayat Qursi dengan nada rendah.

www.egyaya.wordpress.com

Ingusterasi

Namun saat melafalkan ayat Qursi seolah-olah ada yang berusaha menggerakan tangan ku, aku bingung apa gerangan yang sedang terjadi seolah-olah aku kehilangan kendali atas kedua tanganku. Dengan rasa takut bercampur bingung bacaan ayat Qursi aku ulang-ulang dan dengan nada yang sedikit meninggi ternyata gerakan tanganku berhenti dan membentuk posisi menengadah layaknya bila kita sedang memanjatkan doa “Mashyaallah ini aneh banget ini” gumamku dalam hati. Setelah kejadian itu aku segera keluar kamar solat dan memberitahukan kejadian itu kepada keluargaku “pak, mak, aneh banget, aneeeeeh banget… tadi pas abis solat baca ayat qursi abis itu merinding gitu tau-tau tangan dank ini bergerak sendiri jadi kaya orang berdoa aneehh” kejadian itu ku ceritakan dengan rasa gembira campur takjub karena terasa benar-benar aku tidak mampu mengendalikan kedua tanganku namun aku dalam posisi sadar 100%.

Ketika masih dalam suasana riang gembira (whahaha..bukan serem malah ketawa2) dan masih bertanya-tanya tiba-tiba aku terdiam dan merasakan mual. Mual, sangat sangat mual sepertinya ada sesuatu yang harus aku muntahkan segera, padahal aku tidak ada riwayat penyakit maag tapi perasaan mual itu benar-benar terasa “pak tiba-tiba mau muntah, mual.. hueeeeeeekkkk orrrrghhhhgg hureeegggg” (ilustrasi suara muntah modern). Mama dan pacar ku bergegas kedapur mengambil ember kecil sebagai wadah muntahanku dan aku masih saja berusaha memuntahkan sesuatu dari dalam perut tapi seperti tak ada hasil karena tak ada satu benda apapun yang keluar dari mulutku, otot-otot leher hingga urat-urat di kepala rasanya sudah mengeras dan wajahku memerah berusaha memuntahkan sesuatu. Melihat hal itu pacar ku tak tega melihatku, dan dia berniat membantu dengan cara mengurut-urut leher namun seketika itu tanpa sadar aku berteriak keras “JANGAN PEGANG……!!!!! BUKAN MUHRIM ….!!” (whahaha..tumben) pacarku tertegun dan menangis sesegukan pasti dia mengira aku sengaja berteriak kepadanya padahal aku pun tidak tau siapa yang mendorong ku untuk mengatakan hal itu.

Saat bapak membantuku mengurut-urut bagian leherku (emang masuk angin ape ye..), aku setengah berteriak dan dengan sadar berucap “Hasbunallah Wa Ni’mal Wakil, Ni’mal Maula Wa Ni’man Nashirsekali lagi tanganku bergerak tanpa aku kendalikan seolah-olah mengusap-usap perutku dan berusaha mendorong sesuatu melalui dada terus ke leher dan berakhir di daerah dagu (ternyata ini mirip teknik Ruqyah PTT padahal waktu itu aku tidak tahu teknik2 gitu, baru tahu stelah kejadian hehehe). Ketika tanganku bergerak aku merasakan seperti mendorong sesuatu yang terasa bebannya berat sekali, tepat di ujung dagu tangan ku berhenti dan dengan sekuat tenaga aku berhasil memuntahkan sesuatu itu. Ternyata yang ku muntahkan hanya seperti air ludah yang berlendir, dadaku terasa lega dan lapang. (pada proses ruqyah hal itu memang lazim terjadi terkadang orang-orang memuntahkan benda-benda sihir seperti silet/paku).

Setelah berhasil memuntahkan sesuatu yang tidak jelas apa rupanya, tangan-tanganku tetap bergerak sendiri kali ini kedua tanganku bergerak seperti gerakan orang yang berdzikir menggunakan tasbih, dengan sesekali membuat gerakasan seperti menyapukan atau mengusap badan dan terkadang membuat gerakan seperti membersihkan sesuatu dari badan dan melemparkannya. Saat itu perasaan ku gembira campur bingung tapi aku merasa ada suatu beban yang terlepas. Dan yang terlintas dibenaku semua ini atas Izin Allah dan kehendak Allah.

Dan saat itu lah awal mula yang menjadi gerbang petualangan religius ku menuju pengalaman religius ku di dua dunia, dunia nyata dan dunia lain.

BERSAMBUNG LAGI…!!!

jangan kemana-mana tetap di MASIH DUNIA EGIII… Awuuuuuuu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s